KUMON

Standar

Kita pasti sudah sering mendengar kata “kumon”. Sebenarnya, apa sih Kumon itu? Kumon adalah metode belajar perseorangan. Level awal untuk setiap siswa Kumon ditentukan secara perseorangan. Siswa mulai dari level yang dapat dikerjakannya sendiri dengan mudah, tanpa kesalahan. Lembar kerjanya telah didesain sedemikian rupa sehingga siswa dapat memahami sendiri bagaimana menyelesaikan soalnya. Jika siswa terus belajar dengan kemampuannya sendiri, ia akan mengejar bahan pelajaran yang setara dengan tingkatan kelasnya dan bahkan maju melampauinya.

Kumon diciptakan oleh Almarhum Toru Kumon. Almarhum Toru Kumon mengembangkan bentuk awal Metode Kumon pada 1954 ketika ia menjadi guru matematika SMA. Pada waktu itu, istri Toru Kumon, Teiko, memintanya untuk melihat pelajaran Aritmetika untuk kelas 2SD dari anak tertuanya, Takeshi, karena ia tidak puas dengan hasil ulangannya. mengembangkan bentuk awal Metode Kumon pada 1954 ketika ia menjadi guru matematika SMA. Pada waktu itu, istri Toru Kumon, Teiko, memintanya untuk melihat pelajaran Aritmetika untuk kelas 2SD dari anak tertuanya, Takeshi, karena ia tidak puas dengan hasil ulangannya.

Tujuan Toru Kumon adalah menciptakan sekumpulan soal yang dapat dikerjakan Takeshi secara bertahap secara mandiri, yang memungkinkan ia mengembangkan kemampuannya secara bertahap.

Metode Kumon ini adalah metode pendidikan yang unik, yang tidak menyamaratakan kemampuan masing-masing siswa. Berdasarkan bimbingan perseorangan dan belajar pada tingkatan yang tepat, Kumon ingin mengembangkan kemampuan setiap anak dan memaksimalkan potensinya.

Kumon menghargai nilai dari belajar mandiri. Maka, bimbingan perseorangan adalah salah satu fitur dasar dari Metode Kumon. Kunci dari bimbingan perseorangan adalah belajar pada tingkatan yang tepat, yaitu ketika siswa dapat maju secara mandiri tanpa diajari secara khusus.

Lembar kerja Kumon disusun untuk menumbuhkan sikap belajar mandiri. Lembar kerjanya telah didesain sedemikian rupa sehingga memungkinkan siswa untuk memahami sendiri bagaimana menyelesaikan soalnya. Ketika memasuki topik baru diberikan contoh dan penjelasan yang mendorong siswa untuk mempelajarinya sendiri dan maju dengan kemampuannya sendiri.

Metode Kumon memiliki keistimewaan yaitu:
1. Memulai dari level yang tepat akan menumbuhkan kecintaan belajar
2. Sesuai dengan kemampuan karena sebelum anak belajar ada tes penempatan
3. Maju dengan kemampuan sendiri
4. Bahan pelajaran tersusun atas langkah-langkah kecil (small steps) sehingga memperoleh kemampuan dasar yang kuat untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi
5. Lembar kerja Kumon disusun untuk menumbuhkan sikap belajar mandiri
6. Anak mengerjakan soal secara mandiri bertahap dari tingkat yang mudah sampai tingkat yang lebih sulit.
7. Mengembangkan kebiasaan belajar yang baik dan kemampuan belajar mandiri
8. Maju melampaui tingkatan kelas
9. Di Kumon, orangtua memegang peranan yang sangat penting
10.Belajar secara kontinu dengan metode Kumon akan bermanfaat dalam membentuk masa depan anak
Dalam metode ini yang menonjol adalah:
1. Individual Pace yang artinya setiap anak belajar dengan kecepatan masing-masing (tidak seperti di sekolah)
2. Dilegence yang artinya anak di dorong untuk rajin setiap hari mengerjakan konsep yang sama sampai akhirnya menjadi mahir.
 
   Kelebihan metode Kumon:
1. Sesuai dengan kemampuan karena sebelum anak belajar ada tes penempatan sehingga anak tidak merasa tersiksa.
2. Bahan pelajaran tersusun atas langkah-langkah kecil sehingga anak bisa memperoleh kemampuan dasar yang kuat.
3. Anak mengerjakan soal secara mandiri bertahap dari tingkat yang mudah sampai tingkat yang lebih sulit bila mengalami kesulitan bisa melihat buku penyelesaian sehingga pembelajaran akan lebih bermakna.
4. Kumon mengajak anak disiplin
 
 Kelemahan Metode Kumon:
1. Tidak semua siswa dalam satu kelas memiliki kemampuan yang sama.
2. Anak belajar secara perorangan sehingga dimungkinkan tumbuh rasa individualisme.
3. Kedisiplinan kumon kadang membuat anak-anak menjadi tidak kreatif.
 
Dari berbagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s